Kegiatan PJM


Kegiatan_PJM

2025-05-24 15:00:57

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit. Consectetur adipiscing elit quisque faucibus ex sapien vitae. Ex sapien vitae pellentesque sem placerat in id. Placerat in id cursus mi pretium tellus duis. Pretium tellus duis convallis tempus leo eu aenean.


Download Link


STP Riau Ikuti Workshop Evaluasi Dokumen SPMI di Universitas Batam

2025-05-24 15:02:06

Batam, 13 Juni 2025 — Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau turut serta dalam kegiatan Workshop Evaluasi Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 17. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari penuh di Rumengan Hall, Universitas Batam (UNIBA), dan dihadiri oleh perwakilan dari 60 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari total 81 yang terdaftar di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.

    Workshop ini merupakan bagian dari program fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan perguruan tinggi oleh LLDikti Wilayah 17, dengan sumber pendanaan dari Rencana Kegiatan dan Kebutuhan LLDikti (RKKL) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala LLDikti Wilayah 17, Dr. H. Nopriadi, SKM, M.Kes., yang menekankan pentingnya komitmen dan kerja sistematis seluruh elemen perguruan tinggi dalam menjamin mutu pendidikan tinggi melalui implementasi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).

Dibuka dengan Semangat Kolaboratif

    Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNIBA, dilanjutkan dengan sambutan pembuka dari Wakil Rektor I UNIBA, Prof. Dr. Ir. Chablullah Wibisono, M.M., serta laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Ketua Pokja SPMI, Bapak Agusrizal, M.Hum.. Hadir pula dalam acara ini beberapa tokoh penting, di antaranya Ketua Pokja LLDikti Wilayah 17, Bapak Helmi Suhaimi, M.Pd, serta para fasilitator wilayah (Faswil) dan Kapokja dari berbagai bidang.

Fokus pada Evaluasi dan Implementasi SPMI

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu:

  1. Maksum Ro'is Adin Saf, S.Kom., M.Eng. (Wakil Direktur I Politeknik Caltex Riau, Faswil Nasional untuk Vokasi dan LLDikti Wilayah 17),

  2. Devy Lestari Nurul Aulia, SST, M.Biomed (Faswil Akademik dari UNIBA),

  3. Nur Hatisyah, S.ST., M.Kom. (Faswil Akademik dari UNIBA).

    Sesi pleno pertama yang dipandu oleh Bapak Maksum menyoroti pentingnya pemetaan implementasi SPMI di setiap PTS sebagai dasar penyusunan rekomendasi program peningkatan mutu. Beliau menjelaskan delapan tahapan penting dalam penguatan SPMI, mulai dari pemenuhan hak dan kewajiban SDM, struktur organisasi, kesiapan dasar, hingga pelaksanaan dan peningkatan mutu secara menyeluruh.

    Narasumber lainnya, Ibu Nurhatisyah, juga menekankan bahwa dasar hukum implementasi SPMI tetap berpijak pada UU No.12 Tahun 2012 dan diperkuat oleh Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023, khususnya pada Pasal 70 ayat 2. SPMI bukan semata dokumen administratif, melainkan jiwa dari sistem akademik yang berorientasi mutu.

SPMI sebagai Budaya Mutu, Bukan Sekadar Dokumen

    Dalam sambutannya, Kepala LLDikti Wilayah 17, Dr. H. Nopriadi, menyampaikan bahwa SPMI adalah instrumen utama dalam pengelolaan mutu internal PT yang harus diintegrasikan dengan SN Dikti dan sistem akreditasi nasional. Oleh karena itu, dokumen seperti Kebijakan Mutu, Manual Mutu, dan formulir PPEPP harus selalu diperbaharui dan benar-benar diimplementasikan, bukan hanya disimpan sebagai formalitas.

    Sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung implementasi SPMI, LLDikti Wilayah 17 juga telah menyalurkan program bantuan pembinaan SPMI tahun 2025, dengan dua kelompok besar penerima manfaat. STP Riau adalah bagian dari penerima manfaat dari kegiatan ini pada tahun 2024 lalu dalam bentuk pembinaan langsung maupun peningkatan kapasitas SDM penjaminan mutu.

Efisiensi dan Kolaborasi Menjadi Kunci

    Workshop ini juga merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran oleh pemerintah, di mana kegiatan-kegiatan pembinaan mutu ke depan akan lebih banyak dilaksanakan di kampus-kampus tuan rumah. Sebelumnya, kegiatan serupa seperti Sosialisasi SAPTO dan APT dilaksanakan di Universitas Internasional Batam dan pelatihan penulisan artikel ilmiah di Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyiroh Pekanbaru.

    STP Riau menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu akademik melalui penguatan SPMI yang berbasis pada kebutuhan nyata dan tantangan aktual di lingkungan pendidikan tinggi, terutama dalam menghadapi era digitalisasi dan globalisasi.

Penutup: SPMI adalah Tanggung Jawab Bersama

    Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diajak untuk melakukan evaluasi kritis terhadap dokumen dan implementasi SPMI di institusi masing-masing. Penjaminan mutu bukan hanya menjadi tanggung jawab unit tertentu, tetapi harus menjadi kerja kolektif seluruh civitas akademika. STP Riau terus berupaya menanamkan nilai-nilai budaya mutu dalam seluruh proses akademik dan tata kelola institusi, demi mencapai pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.